Selasa, 29 Desember 2015

Ibu dan anak dalam cerita



Skitar pukul 11:45, hari ahad kemarin kami selsai melakukan olahraga (badminton), yg berarti kami smua akan bergegas untuk plg ke kos masing2. Namun saat pintu gedung olahrga (gor) kami buka, terlihatlah sesosok ibu bersama tiga orng anak kecil yg sedang bermain dihalaman gor. Kesana kmari ketiga anak tersebut berlari smbil diikuti oleh ibunya yg smntra mmegang sepiring nasi..sekali2 si ibu mengejar si A lalu kemudian menyuapix. Kemudian mengejr si B lalu menyuapix, dmikian pula si C juga ikut dikejar oleh si ibu lalu kmudian disuapinya.

Pemandangan itupun membuat kami kagum dgn sosok seorang ibu..3 orng anak mampu dia rawat, meski harus berlari kesna-kemari agar bisa memberi makan mereka. Kekaguman itupun bertmbah setelah kami mnyksikan ekspresi sang ibu yg selalu tersenyum, sehingga membuat kami berasumsi, begitu besar rasa ikhlas sang ibu yg dibingkai oleh kasih sayang terhdap anak2nya.

Namun..pertanyaan mulai menggrogoti pikiran kami, 1 orng ibu mampu merawat 3 orang anak skligus, tapi kok 3 orng anak tidak mampu merawat seorang ibu, padhal mereka tidk mesti disuapi.??? Adapun jika mereka hrus disuapi krn kondisi tubuhnya yg tdk mampu lgi menyuapi dirix sndiri, tidaklah membuat si anak mesti berlari kesana-kemari, sbgaimana yg dlkukan ibunya pd dirix sewktu dia kecil.



اللهم اغفلي ولوالدي وارحمهما كما ربياني صغيرا....امين

Sabtu, 07 November 2015

maaf yang menyakitkan

Sejenak terlintas dibenakku bahwa ternyata kata "maaf" yang diucapkan oleh orang yang pernah melakukan kesalahan kepada kita, itu tak selamanya mampu membuat ketenangan dalam hati yg terlanjur tersakiti..
Mungkin ada yang bertanya. Maaf seperti apa yang demikian???
Jawabnya: "maaf" yg diucapkan oleh seseorang yang "sengaja" berbuat kesalahan.

Aku tak bermaksud menyamakan perasaan manusia dgn apa yang terjadi pada Tuhan.. Namun "mungkin" tak ada salahnya jika aku berpikir bahwa seseorang yang dengan sengaja melakukan kesalahan kepada Tuhan, tentunya setelah dia memahami apa yang dilakukannya, "bisa jadi" permintaan maafnya itu tidak diterima oleh-Nya.

الحلال بين والحرام بين

Tuhan memang maha pengasih, maha penyayang, dan bahkan maha pemaaf, namun perlu pula disadari bahwa kemahaan-Nya dibatasi oleh kemahaan yang lain, sehingga tidak heran jika Tuhan berkata:

يغفر لمن يشاء ويعذب من يشاء

Ampunan dan azab-Nya terhadap seseorang adalah merupakan hak prerogatif-Nya.

Rabu, 04 November 2015

Everything I do – I do it for you

Everything I do – I do it for you
Look into my eyes - you will see
Tataplah mataku - kau kan melihat
What you mean to me
Arti dirimu bagiku
Search your heart - search your soul
Carilah di hatimu - carilah di jiwamu
And when you find me there you'll search no more
Dan saat kau temukan aku di situ kau tak perlu lagi mencari

Don't tell me it's not worth tryin' for
Jangan katakan itu tak layak dicoba
You can't tell me it's not worth dyin' for
Jangan katakan itu tak layak diperjuangkan sampai mati
You know it's true
Kau tahu benar adanya
Everything I do - I do it for you
Segala yang kulakukan - kulakukan untukmu

Look into my heart - you will find
Lihatlah hatiku - kau kan temukan
There's nothin' there to hide
Tak ada yang tersembunyi
Take me as I am - take my life
Terima aku apa adanya - terima hidupku
I would give it all - I would sacrifice
Kan kuberikan semua - aku kan berkorban

Don't tell me it's not worth fightin' for
Jangan katakan itu tak layak diperjuangkan
I can't help it - there's nothin' I want more
Aku tak bisa menahannya - tak ada lagi yang kumau
Ya know it's true
Kau tahu benar adanya
Everything I do - I do it for you
Segala yang kulakukan - kulakukan untukmu