Sabtu, 07 November 2015

maaf yang menyakitkan

Sejenak terlintas dibenakku bahwa ternyata kata "maaf" yang diucapkan oleh orang yang pernah melakukan kesalahan kepada kita, itu tak selamanya mampu membuat ketenangan dalam hati yg terlanjur tersakiti..
Mungkin ada yang bertanya. Maaf seperti apa yang demikian???
Jawabnya: "maaf" yg diucapkan oleh seseorang yang "sengaja" berbuat kesalahan.

Aku tak bermaksud menyamakan perasaan manusia dgn apa yang terjadi pada Tuhan.. Namun "mungkin" tak ada salahnya jika aku berpikir bahwa seseorang yang dengan sengaja melakukan kesalahan kepada Tuhan, tentunya setelah dia memahami apa yang dilakukannya, "bisa jadi" permintaan maafnya itu tidak diterima oleh-Nya.

الحلال بين والحرام بين

Tuhan memang maha pengasih, maha penyayang, dan bahkan maha pemaaf, namun perlu pula disadari bahwa kemahaan-Nya dibatasi oleh kemahaan yang lain, sehingga tidak heran jika Tuhan berkata:

يغفر لمن يشاء ويعذب من يشاء

Ampunan dan azab-Nya terhadap seseorang adalah merupakan hak prerogatif-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar